Kamis, 18 Desember 2025
Beredar sebuah unggahan di Facebook menginformasikan adanya program Bantuan Subsidi Upah (BSU) dari Kementerian Ketenagakerjaan dengan nominal Rp600.000 hingga Rp900.000, yang disebut sebagai BSU tahap akhir. Unggahan tersebut juga menyertakan tautan yang diklaim dapat digunakan untuk mengecek status penerima bantuan.
Cek Fakta:
Hasil penelusuran dan pemeriksaan menunjukkan bahwa tautan yang dicantumkan tidak mengarah ke laman resmi Kementerian Ketenagakerjaan. Halaman tersebut justru menampilkan formulir palsu yang meminta pengguna mengisi nama lengkap sesuai identitas resmi dan nomor Telegram aktif.
Dilansir dari liputan6.com, informasi yang tersebar di media sosial mengenai tautan pengecekan status penerima BSU ini merupakan hoaks dan disinyalir merupakan upaya penipuan untuk pencurian data pribadi. Pengecekan hanya bisa diakses melalui situs resmi Kemnaker di bsu.kemnaker.go.id atau Aplikasi JMO (Jamsostek Mobile).
Mengutip dari detik.com, pemerintah belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai penyaluran BSU BPJS Ketenagakerjaan lanjutan pada 2025. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, menyampaikan bahwa BSU hanya disalurkan satu kali untuk periode Juni–Juli 2025 dan tidak dilanjutkan setelahnya. Ia juga menegaskan bahwa tidak ada arahan dari Presiden Prabowo Subianto untuk melanjutkan program tersebut.
Kesimpulan:
Informasi mengenai program BSU tahap akhir beserta tautan pengecekan status penerima yang beredar di Facebook adalah tidak benar, Imposter Content.
Rujukan:
Teks:
Aditia Agung Purwadi (@adityaniskala_)